Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

JPKP SUMBAR : Dengan Semangat Pancasila Kita Gotong Royong Lawan Covid-19

Gambar
PADANG - Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Sekretaris JPKP, Linda, S.Kom. MM, mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila ke-75 pada 1 Juni 2020 merupakan momentum membangkitkan semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Gotong royong merupakan kekuatan untuk memutus mata rantai Covid-19. Menurut Sekretaris JPKP Sumbar ini, di era sekarang seluruh rakyat Indonesia khususnya generasi muda tak hanya mempelajari Pancasila, tapi juga harus mengamalkan setiap nilai yang terkandung di dalam Pancasila itu sendiri. Salah satu pengamalan Pancasila ialah dengan bersama-sama memutus mata rantai Covid-19 dengan mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah. Dengan mengamalkan Pancasila, masyarakat dengan semangat gotong royong harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), memakai masker saat beraktivitas dan jaga jarak. “Untuk saat ini bukan lagi mempelajari nilai nilai Pancasila, melainkan mengam...

Soal Pemecatan Perangkat Nagari, Ombudsman Sumbar Minta Klarifikasi Wali Nagari RGMS Pessel

Gambar
Ombakbadabuah.com - Setelah dilaporkan Wali Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih (RGMS), Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) oleh Robi Hermanto di Ombudsman RI Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) beberapa bulan lalu, soal pemecatan dirinya jadi Perangkat Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih. ​ ​Maka Ombudsman menilai laporan itu sudah P21, sehingga Ombudsman menyurati Wali Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih (RGMS) dan tembusan pihak terkait termasuk Camat Sutera dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana kabupaten Pesisir Selatan untuk minta klarifikasi soal laporan Robi Hermanto. ​Robi Hermanto sebagai pelapor dikonfirmasi oleh media, dia membenarkan bahwa memang sudah ada surat Ombudsman kepada Wali Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih dan ada tembusan juga ke Camat Sutera dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana soal pemecatan Perangkat Nagari Rawang Gunung Malelo Suranti...

Antisipasi Corona saat Sholat Ied, Alumni SDN 04 Sutera Bagikan Masker ke Masjid-masjid

Gambar
Pesisir Selatan - Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Alumni SDN 04 Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), membagikan masker ke sejumlah masjid yang akan mengadakan Sholat Ied, Minggu (24/5/2020) pagi. Koordinator Alumni SDN 04 Sutera, Wahyudi Rahmat mengatakan, sekitar 1000 masker, dibagikan pihaknya dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19). "Sebelumnya kita sempat bagikan juga di Pasar Surantih, kemudian di masjid-masjid yang rencananya akan mengadakan Sholat Ied," jelasnya. Dia menuturkan, dipelaksanaan ini, Alumni SDN 04 Sutera, didampingi Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) Pesisir Selatan,  Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat ingin ikut berpartisipasi membantu pemerintah daerah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yudi juga menceritakan respon positif yang diberikan masyarakat terkait pembagian masker tersebut, seperti di Pasar Surantih, begitu juga dengan panitia masjid yang akan menga...

Bapak/Ibu Pengumuman, BLT Desa Naik Jadi Rp 2,7 Juta/Keluarga

Gambar
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikkan jumlah dana bantuan langsung tunai (BLT) Desa. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Kedua atas 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. PMK tersebut menyatakan pemerintah akan menaikkan dana BLT Desa dari Rp 1,8 juta/Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi Rp 2,7 juta/KPM. "Menambah besaran dan jangka waktu pemberian BLT Desa sehingga total BLT Desa bertambah dari Rp 1,8 juta per KPM menjadi Rp 2,7 juta per KPM sehingga total anggaran untuk BLT Desa meningkat dari Rp 21,19 triliun menjadi Rp 31,79 triliun," ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Astera Primanto melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (23/5/2020). Di samping itu, jangka waktu pemberian BLT ditambah dari 3 bulan menjadi 6 bulan. Namun, penyalurannya akan dilakukan per bulan. "3 bulan pertama sebesar Rp 600.000/KPM/bulan, lalu 3 bulan berikutnya s...

Bapak/Ibu Pengumuman, BLT Desa Naik Jadi Rp 2,7 Juta/Keluarga

Gambar
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikkan jumlah dana bantuan langsung tunai (BLT) Desa. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Kedua atas 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. PMK tersebut menyatakan pemerintah akan menaikkan dana BLT Desa dari Rp 1,8 juta/Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi Rp 2,7 juta/KPM. "Menambah besaran dan jangka waktu pemberian BLT Desa sehingga total BLT Desa bertambah dari Rp 1,8 juta per KPM menjadi Rp 2,7 juta per KPM sehingga total anggaran untuk BLT Desa meningkat dari Rp 21,19 triliun menjadi Rp 31,79 triliun," ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Astera Primanto melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (23/5/2020). Di samping itu, jangka waktu pemberian BLT ditambah dari 3 bulan menjadi 6 bulan. Namun, penyalurannya akan dilakukan per bulan. "3 bulan pertama sebesar Rp 600.000/KPM/bulan, lalu 3 bulan berikutnya s...

Ini Dia 17 Nama Pahlawan Nasional Dari Sumatera Barat

Gambar
Ini Dia 17 Nama Pahlawan Nasional Dari Sumatera Barat 1. Abdul Halim Abdul Halim dilahirkan di Bukittinggi pada tanggal 27 Desember 1911, orang tuanya berasal dari Banuhampu, Agam. Mereka bernama Achmad Sutan Iyus dan Darama. Abdul Halim adalah Perdana Menteri Indonesia pada zaman Republik Indonesia Serikat. Beliau dapat menempuh pendidikan sampai Geneeskundige Hooge School atau Sekolah Kedokteran ( Fakultas Kedokteran UI) berkat bantuan sepupu ibunya yang bekerja di Bataafsche Petroleum Maatschappij (Pertamina). Sebelum menjadi Perdana Menteri, Abdul Halim juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan. 2. Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA) Buya Hamka merupakan seorang ulama, sastrawan dan politikus yang berasal dari Sumatera Barat, dilahirkan di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat 17 Februari 1908. Buya Hamka meninggal ada 24 Juli 1981 di Jakarta pada usia 73 tahun. Beliau adalah ulama  yang sangat dihormati yang pernah memimpin Ma...

Harapan Kepulangan Yang Berganti

Gambar
                      Pesisir Selatan--Dua orang nelayan yang berasal dari Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) meninggalkan kisah pilu tanpa kabar. Dimana, dua nelayan anak bersama sang ayah, bernama SALIM KUMAR (19) dan NUR AHMAD (52) warga Kampung Lansano, Kecamatan Sutera, tidak kunjung pulang dan tiada kabar sejak pergi melaut pada Jumat pagi (1/5/2020) sekitar pukul 04.00 WIB. Diketahui, sang ayah dan anak seban hari pergi melaut untuk mencari ikan dilaut lepas. Mereka biasanya, mulai berangkat subuh pagi sekitar pukul 04.00 WIB, disaat-saat sang mahkluk sejenisnya sedang terlelap dalam tidurnya. Dingin sang embun dan percikkan air laut, dianggap sebagai ganti tetesan keringat bagi pekerja keras ditanah tepian. Mendorong perahu ketengah lautan, dan menantang sang gelombang yang tinggi adalah langkah awal yang harus ditempuh sang ayah dan anak seban harinya. Setelah, lepas dari hemp...

BUDAYA Surau Lubuak Bauak, Saksi Kisah Buya Hamka yang tak Sampai Dengan Rasidah

Gambar
Tanah Datar – Mesjid Lubuk Bauak atau masyarakat setempat menyebutnya dengan “Surau Lubuk Bauak” terletak di daerah Nagari Lubuk Bauak abatipuh Baruh, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Surau ini pertama kali dibangun pada tahun 1896 dan rampung pada tahun 1901. Walaupun letaknya berada di pinggir jalan raya Padang Panjang menuju Danau Singkarak dan Solok, namun pada kenyataanya hanya sedikit orang saja yang mengetahui sejarah dan apa yang tersimpan dibalik surau tersebut. Surau Lubuk Bauak yang memiliki bangunan dengan luas 154 meter persegi dan tinggi sekitar 13 meter ini terdiri dari tiga lantai dengan fungsi masing-masing. Satu lantai surau memiliki fungsi sebagai kubah atau menara, dan letaknya di atas atap gonjong yang berbentuk segi delapan. Menurut ceritanya, surau ini dibangun oleh para ninik mamak yang berasal Suku Jambak, Jurai Nan Ampek Suku. Tanah surau ini berasal dari wakaf Datuk Bandaro Panjang. Bangunan surau memiliki atap bersusun tiga yang terbuat ...